Light Roast
196–205°C · 3–5 MenitKarakter ringan dengan acidity cerah, aroma floral, dan sentuhan fruity yang lebih menonjol.
Setiap biji diproses dan disangrai dengan presisi untuk menjaga aroma serta karakter alaminya. Bagi kami, kopi bukan sekadar komoditas, melainkan karya yang menghubungkan alam, proses yang jujur, dan kenikmatan dalam setiap tegukan.
Lihat ProsesProsedur pemanenan kopi adalah proses memetik buah kopi yang sudah matang dari pohon kopi. Pada saat buah kopi mencapai kematangan optimal, biasanya memiliki warna merah atau merah kecokelatan.
Petani kopi akan memilih waktu yang tepat untuk pemanenan. Ini dapat berbeda tergantung pada varietas kopi, iklim, dan praktik lokal. Pemanenan biasanya dilakukan ketika buah kopi telah mencapai tingkat kematangan yang diinginkan.
Pemanenan kopi dilakukan dengan tangan atau menggunakan alat seperti pemungut buah kopi. Petani mengambil buah kopi yang matang dengan hati-hati tanpa merusak pohon atau biji kopi yang belum matang.
Setelah dipetik, buah kopi disortir untuk memisahkan buah yang matang dengan yang belum matang atau rusak. Hal ini penting untuk memastikan hanya buah kopi yang matang dan berkualitas yang akan diolah lebih lanjut.
Buah kopi yang telah disortir kemudian dikumpulkan dalam wadah atau keranjang khusus. Buah kopi yang dikumpulkan kemudian akan dibawa ke tempat pengolahan lebih lanjut.
Pemanenan kopi membutuhkan ketelitian dan keahlian untuk memilih waktu yang tepat dan memetik buah kopi dengan baik. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa hanya buah kopi yang matang yang diambil, sehingga menghasilkan biji kopi yang berkualitas tinggi.
Proses pengolahan kopi di Humbang Hasundutan menggunakan tiga metode utama Giling Basah, Semi Basah, dan Kering. Masing-masing menghasilkan karakter rasa yang berbeda.
Metode basah (fermentasi) menghasilkan kopi dengan rasa cerah, asam tinggi, dan kejernihan menonjol.
Memilih biji kopi matang dan membuang yang rusak.
Kulit luar dilepas menggunakan mesin, menyisakan biji dengan lapisan lendir.
Biji direndam untuk menghilangkan lendir dan membentuk profil rasa.
Biji dicuci bersih dengan air untuk menghilangkan sisa lendir.
Biji dikeringkan (matahari/mesin) sambil diaduk hingga kadar air ideal.
Lapisan pergament dilepas agar biji siap disangrai.
Metode ini menjaga kualitas biji dengan karakter rasa yang cerah dan asam menonjol.
Kombinasi metode basah dan kering, menghasilkan kopi berkarakter unik dengan keseimbangan asam, kekayaan, dan kelembutan.
Seleksi biji kopi matang.
Kulit luar dilepas, menyisakan lapisan lendir.
Fermentasi singkat untuk menghilangkan lendir dan membangun rasa.
Pencucian intensif untuk menghilangkan sisa pulp.
Pengeringan matahari atau mekanis hingga merata.
Pemisahan lapisan pergament hingga menjadi biji hijau siap sangrai.
Metode semi basah menawarkan profil rasa unik dengan perpaduan asam, kekayaan, dan kelembutan.
Metode alami tanpa fermentasi, menghasilkan kopi dengan tekstur penuh, berat, dan berdaging.
Pemetikan selektif biji kopi yang matang.
Pembersihan manual/mekanis dari kotoran.
Dijemur dan diaduk berkala selama 1–3 minggu hingga kering merata.
Pengeringan cepat dengan mesin pengatur suhu dan sirkulasi udara panas.
Pemisahan kulit/pergament untuk mendapatkan biji hijau siap sangrai.
Metode kering memberikan rasa khas dengan kemanisan alami dan keasaman rendah.
Setiap biji kopi disangrai dengan kontrol suhu dan waktu yang presisi untuk menghasilkan karakter rasa, aroma, dan body terbaik di setiap profil roasting.
Karakter ringan dengan acidity cerah, aroma floral, dan sentuhan fruity yang lebih menonjol.
Rasa paling seimbang dengan body smooth, sweetness hangat, dan aroma yang kaya.
Body tebal dengan karakter bold, smoky, dark chocolate, dan aftertaste yang lebih intens.
Proses roasting dilakukan menggunakan metode High Temperature Short Time untuk menjaga konsistensi kualitas dan cita rasa kopi.
Perubahan warna biji kopi menjadi indikator utama tingkat kematangan roasting demi menghasilkan profil rasa yang optimal.
Setiap profil roasting dirancang untuk menghadirkan pengalaman menikmati kopi yang berbeda sesuai preferensi penikmat kopi modern.
Berada di Lintong Nihuta, Humbang Hasundutan, kawasan dataran tinggi Sumatera Utara yang dikenal sebagai bagian dari Destinasi Prioritas Danau Toba dan penghasil kopi berkualitas khas Nusantara.
Perkebunan Kopi Siholta membentang seluas 6 hektar dengan kondisi tanah dan iklim ideal untuk menghasilkan karakter kopi yang kaya, kompleks, dan autentik.
Bermitra dengan 28 keluarga petani pemasok lokal serta membina 62 KK petani kopi di kawasan sekitar untuk menjaga kualitas panen sekaligus mendukung kesejahteraan komunitas kopi Lintong Nihuta.
Didukung fasilitas pengolahan seluas 400 m² untuk memastikan setiap proses produksi berjalan dengan standar kualitas yang konsisten dan terpercaya.
Standar internasional yang diterapkan pada setiap tahap proses.
Proses uji cicip (cupping) dilakukan pada setiap batch untuk memastikan konsistensi rasa, aroma, dan kualitas sebelum biji kopi siap dipasarkan. Standar internasional SNI dan specialty coffee grade menjadi patokan utama kami.
20+ keluarga petani partner di Humbang Hasundutan mereka adalah fondasi nyata dari setiap produk Kopi Siholta.
"Kopi sudah menjadi darah dalam tubuh keluarga kami selama tiga generasi."
"Setelah bermitra dengan Siholta, penghasilan kami meningkat 40% dan kami belajar standar internasional."
Di dataran tinggi Lintong Nihuta, setiap biji kopi tumbuh di antara udara sejuk, tanah vulkanik, dan tradisi panjang kopi Sumatera yang kaya akan karakter rasa.
PT Siholta Toba Indonesia terbuka untuk kemitraan dengan petani kopi dan buyer internasional. Hubungi kami untuk diskusi lebih lanjut.